What is happiness?
Adalah saat di mana kau belum sampai lima menit bersentuhan dengan seseorang namun seperti segala kegalauan dan keresahan yang semenjana terjadi tiba-tiba saja bubar begitu saja. Seperti, tiba-tiba saja organ di dalam tempurung tengkorak yang awalnya kelabu pekat mirip aspal, berdenyut kembali, tersihir, terbanjiri dengan imaji-imaji menyenangkan yang bergelimangan. Sederhana, namun kompleks, tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata, sebenarnya.
Seperti permainan takdir, awalnya mereka cuma iseng. Iseng! ISENG! Andrew tidak ada kerjaan dan Liga tidak ada pasangan. Seperti hewan-hewan bersimbiosis, keduanya melakukan hubungan mutualisme yang tidak terlalu melibatkan perasaan. Satu minggu, dua minggu, perlahan, sangat perlahan mutualisme itu berkembang, bergeser. Satu pertengkaran mulai, dan berlanjut ke kejadian-kejadian lainnya. Dan, ini, kini, mereka berdua. Andrew dan Liga. Keduanya sudah lulus dan menyandang titel penyihir dewasa. Satu setengah tahun lebih bersama, dan masing-masing dari mereka seakan rela mengorbankan apapun demi pasangannya.
"Sure, I'm hungry. Fiercely hungry."
Andrew mengecup lagi bibir Liga, mengencangkan pelukannya karena gadisnya sendiri tidak menunjukkan tanda-tanda ingin turun dari gendongannya. "But I don't want to eat anything but you."
Ia tergelak. "Kidding, I'm literally hungry. Mau makan apa? Thai? Seafood? French? Oriental?"
Bersyukur King's Cross adalah daerah sibuk di Central London. Di dekat sini ada beberapa restoran, kalau tidak salah. Dia sedang ingin berjalan saja daripada melakukan aparisi. Well, banyak hal yang dapat dilakukan sembari berjalan, kau tahu. Bergandengan tangan, berangkulan, snogging along the way, etc. etc.
What is content?
"Paling dekat noodle bar, dan, egh, McDonald's," air mukanya berubah jadi jijik. Dia pernah mengatai muggle fast-food terasa seperti sandal jepit, dan memang ada benarnya, kan? Lebih parah daripada makanan di Kuali Bocor. Pemuda Slavic ini merinding membayangkan penyetan daging berwarna cokelat tua yang dihias sekadarnya dengan keju dan pickles itu terbuat dari daging apa sebenarnya. Ew, ew.
"Atau mau yang jauh? Tapi kamu yang apparate ya? HAYO! Sudah bisa belum?"
So, what is life?
Now for him, life is being with Liga Gerhild and see her smile every second.
0 comments:
Post a Comment